Paradoks Indonesia, Cara Prabowo Menjelaskan Negerinya Dalam Bahasa Rakyat Indonesia

Buku ini sangat sederhana. Secara teknis, tidak menyulitkan pembacanya. Kertasnya bagus, hurufnya tidak merepotkan. Bahasanya sederhana, merakyat. Logika yang disusun mudah dipahami, terutama oleh kalangan rakyat biasa saja. Datanya, terbuka dan jelas. Buku tentang rakyat Indonesia dan masa depannya.

 

Oleh: Andi Maulana

Founder Voter Indonesia.

Paradoks Indonesia merupakan buku yang berisi tentang pandangan strategis Prabowo Subianto. Di dalamnya, berisi tentang kondisi Indonesia saat ini, dan masa Indonesia yang akan datang. Paradoks Indonesia ditulis oleh orang yang sudah berpengalaman selama puluhan tahun membaca Indonesia dan nasib rakyatnya.

Sudah berkeliling ke seluruh pelosok dan penjuru wilayah Indonesia. Karenanya, data yang disajikannya akurat, terupdate dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Prabowo Subianto, melalui buku Paradoks Indonesia ini, terlihat betul ingin menyampaikan kepada rakyat Indonesia betapa bangsa ini kaya dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Akan tetapi, rakyat Indonesia hingga saat ini masih hidup dalam kemiskinan dan ketimpangan. Hal inilah yang dimaksud dengan istilah Paradoks Indonesia oleh Prabowo Subianto (hal 13.).

Melalui buku Paradoks Indonesia Prabowo mengungkap fakta-fakta yang harus diketahui oleh rakyat Indonesia, kegelisahan Prabowo Subianto terhadap nasib rakyat Indonesia. Disajikan berdasarkan fakta dan data yang bersumber langsung dari realitas di lapangan dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Penulis dengan lugas menyajikan hal teraktual. Tentang problem ekonomi, carut-marut pengelolaan kekayaan negara, masalah SDM dan pendidikan, problem politik dan demokrasi, dan kemiskinan rakyat Indonesia yang selama ini terus menghantui rakyat Indonesia.

Kegelisahannya atas berbagai permasalahan di atas disajikan dalam buku Paradoks Indonesia. Prabowo, berusaha menyampaikan problem pelik tentang rakyat Indonesia dengan bahasa sangat sederhana, dan mudah di mengerti, ilustrasi-ilustrasi dan visual di setiap bab-nya, membuat sangat mudah bagi para pembaca untuk mengetahui Indonesia saat ini dan nasib rakyatnya mendatang.

Diawali dengan pembahasan tentang pentingnya membangun kesadaran rakyat Indoensia, yaitu kesadaran rakyat bahwa Indonesia memiliki modal yang cukup untuk menjadi bangsa yang kuat dan terhormat dan rakyatnya sejahtera. Yaitu, dengan cara pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya manusia secara tepat.

Kemudian, tentang kesadaran bagi sleuruh rakyat Indonesia bahwa sistem eknomi yang diwariskan oleh founding father Indonesia yaitu sistem ekonomi dan demokrasi pancasila. Sistem ekonomi konstitusi adalah sistem terbaik bagi Indonesia.

Melalui buku ini, diingatkan bahwa saat ini rakyat harus disadarkan bahwa sistem ekonomi yang berjalan saat ini sudah jauh dari apa yang digariskan dalam ketentuan UUD 1945. Semua itu tidak mungkin bisa diwujudkan jika dirinya tidak melakukan perjuangan totalitas dan tulus penuh pengabdian. Inilah alasan, kenapa tahun 2008, penulis buku ini, Prabowo Subianto, memilih jalur politik dengan mendirikan partai Gerindra.

Prabowo melalui buku Paradoks Indonesia ingin mengingatkan rakyat Indonesia, bahwa untuk mengukur capaian ekonomi Indonesia, maka harus dibandingkan dengan luar negeri. Setidaknya, selama 30 tahun terakhir ini. Bahwa, telah terjadi perbedaan besar ekonomi, dimana Pendapatan Domestic Bruto (PDB)  Tiongkok telah naik 35 kali lipat, Singapura telah naik 15 kali lipat dan di Indonesia, (hanya) 10 kali lipat!

    Bagikan

Komentar