Mongso Karso Di Samping Prabowo

KEHADIRAN Sandiaga Uno sebagai Cawapres Prabowo Subianto telah membawa aura positif untuk dapat meraih kemenangan. Sosok Sandiaga Uno ini dapat dikategorikan sebagai karakter dari Punakawan dalam pewayangan.

Nama Punakawan berasal dari kata "Puna" yang berarti "Susah" dan "Kawan" yang berarti "Teman," yang bisa dimaknai sebagai teman di kala susah. Ada juga yang menafsirkan Punakawan berasal dari kata "Pana" yang berarti "Terang" dan "Kawan" yang berarti "Teman", yang apabila diterjemahkan menjadi teman untuk menuju jalan yang terang. Selin itu, kata "Pana" dapat juga bermakna "Paham," dan "Kawan" yang bermakna "Teman."

Dari kacamata spiritual, Sandiaga Uno yang lahir pada tanggal 28 Juni 1969 dan memiliki weton Sabtu Pahing dengan Mongso Kaso berada dibawah bayangan sosok Semar, Sang Pamong Punakawan.

Semar berasal dari kata Samara (bergegas). Semar merupakan pusat dari punakawan sendiri dan asal-usul dari keseluruhan punakawan itu sendiri. Gambaran sosok Semar disegani oleh kawan maupun lawan Semar menjadi rujukan para kesatria untuk meminta nasihat dan menjadi tokoh yang dihormati.

Seperti halnya Sandiaga Uno yang memiliki karakter tetap rendah hati, tidak sombong, jujur, dan tetap mengasihi sesama dapat menjadi contoh karakter yang baik. Penuh kelebihan tetapi tidak lupa diri karena kelebihan yang dimiliki itu persis seperti Semar.

Hal yang paling khas dari keberadaan punakawan adalah sebagai kelompok penebar humor di tengah-tengah jalinan cerita. Tingkah laku dan ucapan mereka hampir selalu mengundang tawa penonton. Selain sebagai penghibur dan penasihat, adakalanya mereka juga bertindak sebagai penolong majikan mereka di kala menderita kesulitan.

Misalnya, sewaktu Bimasena kewalahan menghadapi Sangkuni dalam perang Baratayuda, Semar muncul memberi tahu titik kelemahan Sangkuni.

Dalam debat perdana tanggal 17 Januari yang lalu, Sandiaga Uno sesuai karakter Punakawan tampak dengan sigap menjawab setiap kesempatan yang diberikan Prabowo Subianto dan menjadi pelengkap yang pas dalam setiap sesi pertarungan debat.

Orang yang terlahir dalam Mongso Kaso seperti Sandiaga Uno ini, pada umumnya selalu mempergunakan rasio dalam segala tindakannya, dia akan menjadi orang yang besar. Dalam arti dia dapat tampil di masyarakat sebagai orang yang mempunyai pengaruh luar biasa, hal itu terbukti ketika dia hadir menyapa masyarakat di seribu lebih titik.

Bahkan penampilannya bisa sangat menarik, banyak sahabatnya. Ciri khas mongso Kaso pandai menyembunyikan perasaan dan juga pandai berdiplomasi.

Orang kelahiran Kaso juga memiliki ciri khas dalam kehidupan sehari-hari yang paling mencolok dalam hobi, pergaulan, dan pandangan spiritualnya.  

Didalam pergaulan dia sangat populer, walaupun sepintas tampak pemalu, bahkan kadang orang salah paham menduga dia angkuh. Karena pemalu dan tidak mau kedahuluan orang lain. Dalam berkenalan, kalau di dalam suatu pertemuan tidak segera memperkenalkan diri, maka dia sudah enggan untuk memperkenalkan diri. Pada kesempatan lain pun dia sudah tidak mau lagi untuk berkenalan.

Padahal dia sangat toleran terhadap sesamanya. Mudah sekali larut dalam kedukaan orang lain dan bersedia berkorban untuk kawan. Orang Mongso Kaso adalah komunikator hebat, dan tahu bagaimana memotivasi orang lain.

Dalam cinta kasih dan sikap hidup berumah tangga, dia sangat mencintai keluarga, khususnya anak-anak dan istri. Dia betah tinggal berlama-lama didalam rumah. Pandai mengatur ruang tamu dan interior rumahnya dia rancang sendiri.

    Bagikan

Komentar