Said Aqil Siradj: KPK, Jangan Gunakan Kalkulasi Politik

Kamis, 27 September 2012, 20:15 WIB | Laporan: Ruslan Tambak

said aqil siradj/ist

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menjalankan tugasnya memberantas korupsi. Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj menegaskan, keberadaan KPK saat ini masih dibutuhkan.

"Bagaimanapun minimal yang belum korupsi jadi hati-hati. Katakanlah kalau yang sudah korupsi masih tebang pilih tapi yang belum korupsi masih berpikir seribu kali untuk melakukan korupsi, dan kalau yang sudah korupsi itu sudah ada hasilnya (ditangkap dan diadili) walaupun masih belum memuaskan," ujar dia sesaat setelah menerima kunjungan pimpinan Fraksi PKSI DPR RI di kantornya, Jalan Kramat Raya No 104 Jakarta Pusat, Kamis (27/9).

Ia katakan, Nahdlatul Ulama tetap memberikan dukungan kepada KPK untuk memberantas korupsi.

"Pasti kami dukung, pada waktu Munas kami bilang koruptor agar dihukum mati," tegas dia.

Kiai Said, begitu disapa, berpesan agar Pimpinan KPK tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi.

"Jangan ada sedikitpun perhitungan kalkulasi politik," pungkasnya.[dem]
Editor: Ade Mulyana
Tag:

Kolom Komentar


loading