Di Hadapan Aktivis 98, Wiranto Tegaskan Tak Ijinkan Keluarganya untuk Berpolitik

Jumat, 05 April 2013, 17:46 WIB | Laporan:

wiranto/ist

. Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, tidak mengijinkan keluarganya untuk berpolitik sebab mau tetap obyektif dan tak mau mengotori perjuangan dengan kepentingan pribadi dan keluarga.

"Partai Hanura adalah partai yang anak, keluarga dan saudara ketua umumnya tidak mencalonkan diri menjadi calon anggota legislatif. Hal ini merupakan komitmen saya untuk menjaga citra Partai Hanura sebagai partai yang bersih dan menjaganya dari perilaku KKN," kata Wiranto saat menemui aktivis  Eksponen 98 yang bergabung dengan Partai Hanura di kantor DPP Partai Hanura.

Dalam kesempatan ini Wiranto menyampaikan bahwa salah satu sumber permasalahan korupsi adalah rangkap jabatan. Dwi fungsi birokrasi dan politik ini merupakan akar permasalahan korupsi di Indonesia.

Wiranto juga menegaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki visi untuk memperbaiki bangsa Indonesia. Namun hal itu bukanlah sesuatu yang mudah manakala seorang pemimpin bukan orang yang bersih.

"Hanya seorang pemimpin yang berani dan bersih lah yang dapat mewujudkan visinya untuk membangun bangsa Indonesia sekaligus mensejahterakan kehidupan rakyat," kata Wiranto, yang didampingi anggota DPR sekaligus Ketua Umum Gema Hanura, Erik Satria Wardhana.

Sementara itu, Koordinator aktivis Eksponen 98 yang merapat ke Partai Hanura, Sarbini, mengatakan bahwa faktor bebas korupsi, kolusi dan nepotisme itulah yang menyebabkan mereka memilih Partai Hanura. Menurutnya, kebanyakan dari aktivis Angkatan 98 memilih untuk menjadi golput karena merasa kecewa dengan proses reformasi yang telah kehilangan arah, dan terpisahnya agenda politik dengan agenda moral parca reformasi 98. Hal ini berdampak pada apatisme masyarakat yang akhirnya memilih golput pada pemilu yang lalu.

Para Aktivis 98 itu pun menyampaikan dukungannya kepada Partai Hanura dengan menawarkan program G-Spultura, yaitu Gerakan Sepuluh untuk Rakyat. Mengambil nama group band metal ternama, diharapkan ikon ini dapat mudah melekat di tengah generasi muda yang merupakan pemilih mayoritas di pemilu 2014 mendatang.

Selain itu, juga akan dibuat program "Rakyat Bicara Hanura Mendengar" sebagai wujud kepedulian Partai Hanura untuk memahami persoalan yang dihadapi oleh rakyat setiap hari. Program yang ingin juga dilaksanakan adalah adanya event besar yang akan diadakan setiap tanggal 10 untuk menegaskan posisi partai Hanura dengan angka sepuluhnya. Sebagai awalnya pada tanggal 10 April mendatang meraka akan melakukan Focus Group Discussion dengan beberapa tokoh muda Angkatan 98 dan dilanjutkan dengan Deklarasi Resmi bergabungnya dengan Partai Hanura

Menutup pertemuan tersebut, Wiranto mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para aktivis eksponen 98 serta menegaskan kembali komitmennya untuk terus berjuang membangun Indonesia yang maju, sejahtera, adil dan makmur serta bebas dari korupsi. [ysa]
Editor:
Tag:

Kolom Komentar


Video

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Kamis, 11 Juli 2019
Video

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Jumat, 12 Juli 2019
Video

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Senin, 15 Juli 2019