Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Kabareskrim: Presiden dan Kapolri Instruksikan Polisi Tak Reaktif Soal Mural Kritik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Kamis, 19 Agustus 2021, 23:05 WIB
Kabareskrim: Presiden dan Kapolri Instruksikan Polisi Tak Reaktif Soal Mural Kritik
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto/Net
rmol news logo Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada jajaran Kepolisian untuk tidak reaktif terhadap mural kritik yang muncul.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan bahwa, hal serupa juga diinstruksikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada jajarannya untuk lebih berhati-hati dan cermat dalam menangani suatu kasus.

"Bapak Presiden tidak berkenan bila kami responsif terhadap hal-hal seperti itu. Demikian juga Bapak Kapolri selalu mengingatkan kami dan jajaran," kata Agus kepada wartawan, Jakarta, Kamis (19/8).

Menurut Agus, untuk ekspresi kritis dan memberikan saran kepada Pemerintah adalah sah dilakukan. Apalagi, di negara yang menganut sistem demokrasi. Namun, Agus menegaskan, apabila suara kritis sudah berujung pada fitnah ataupun hal yang memecah belah bangsa, pihak Kepolisian akan langsung turun tangan melakukan penegakan hukum yang berlaku.

"Kritis terhadap pemerintah saya rasa tidak ada persoalan. Namun kalau fitnah, memecah belah persatuan dan kesatuan, intoleran ya pasti kami tangani," ujar Agus.

Dalam hal 404: Not Found, Agus menyebut, pihaknya akan mengikuti instruksi Presiden Jokowi. Sebab itu, Polri tidak akan memproses lebih lanjut terkait dengan hal tersebut.

"Menyerang secara individu memang mensyaratkan korbannya yang harus melapor. Khusus dalam hal ini pun, Bapak Presiden juga tidak berkenan Polri reaktif dan responsif terhadap masalah itu," tutup Agus.rmol news logo article
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA